Pernyataan “Tawas” Kasat Ridwan: Sinyal Upaya Meloloskan Jaya CS?

Avatar photo

- Penulis Berita

Sunday, 23 November 2025 - 16:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

iNews-net.com – Kutai Barat: Operasi senyap Unit Intel Kodim 0912/Kubar pada Rabu (19/11/2025) awalnya memberi harapan baru bagi masyarakat yang resah atas peredaran narkotika. Namun, nama Kasat Resnarkoba Polres Kutai Barat IPTU Muhammad Ridwan, SH tiba-tiba menjadi sorotan setelah sikapnya dinilai janggal saat menerima enam pelaku tak terduga dan barang bukti sabu seberat 17,61 gram.

Nama Kasat Muncul Saat Penyerahan Barang Bukti

Sejak proses serah terima di Polres Kutai Barat, sejumlah saksi menyebut IPTU Ridwan tampil dengan sikap tidak lazim.
Alih-alih mengapresiasi operasi intelijen, ia meragukan keaslian barang bukti sabu , bahkan dengan nada lantang mengekstraksi:

“Siapa yang tahu ini narkoba? Di Pasar Segiri banyak yang jual tawas.”

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pernyataan inilah yang pertama kali membuat nama Kasat melaporkan ke publik dan memicu ancaman bahwa ada upaya meningkatkan hasil operasi yang telah dilakukan TNI dan unsur intelijen.

Baca Juga :  Pemprov Kaltim Perkuat Gerakan Antikorupsi, Siapkan Kanal Laporan Resmi

Kasat Dinilai Lebih Banyak Mencari Alasan

Beberapa pihak yang menyebut IPTU Ridwan justru tampak mendahulukan upaya pembelaan terhadap salah satu kejutan utama, yakni Frans Nata Jaya (FNJ) alias Jaya , yang diduga memiliki peran sentral dalam jaringan peredaran sabu di Kutai Barat.
Bahkan ketika menetapkan status hukum, Kasat disebut-sebut berkali-kali mengemukakan alasan yang dinilai lebih menyerupai alibi daripada kehati-hatian.

Dalam peristiwa penggerebekan, istri Jaya juga sempat melontarkan ucapan yang memperkuat kualitas:

“Tunggu, kami hubungi Pak Kasat dulu.”

Pernyataan ini memantik dugaan hubungan kedekatan antara Jaya dan oknum aparat tertentu.

Rehabilitasi untuk Semua Terduga: Keputusan yang Janggal

Meski bukti barang memenuhi unsur peredaran, enam tak terduga—termasuk Jaya— tidak ditahan dan malah dikirim ke asesmen rehabilitasi.
Keputusan ini membuat publik menilai ada perlakuan khusus yang justru memungkinkan Jaya CS lolos dari jerat pidana peredaran narkotika .

Baca Juga :  Dinkes Kukar Pastikan Program Makan Bergizi Gratis Aman di Sekolah

Konferensi pers Polres pun berlangsung satu arah tanpa memberi ruang pertanyaan—semakin memperkuat dugaan adanya sesuatu yang meliput.

Dugaan Upaya Membangun Alibi oleh Kasat

Pernyataan Kasat tentang “tawas” serta keraguannya terhadap barang bukti dianggap sebagai langkah awal untuk:

  • Memberikan posisi barang bukti ,

  • menciptakan celah hukum ,

  • membangun narasi pembelaan ,

  • dan meminimalisir potensi penetapan Jaya sebagai tersangka utama .

Sikap ini menimbulkan pertanyaan besar:
mengapa seorang Kasat paling aktif meragukan bukti barang yang diterima institusi resmi?

Publik Bertanya: Siapa yang Dilindungi?

Dengan adanya bukti transfer, dugaan jaringan oknum, hingga kode komunikasi, masyarakat kini menganalisis objektivitas penanganan kasus ini.
Jika proses terus diarahkan ke rehabilitasi, maka Jaya CS berpotensi lolos besar dari jerat hukum , meski bukti-bukti kuat telah diamankan oleh Unit Intel Kodim dan unsur BIN.

Penulis: Farhan
Penyunting: Bagas Prasetyo

Berita Terkait

Bupati Kukar Lantik Pejabat Eselon III, Perkuat Implementasi Janji Politik
Diduga Masih Ada Korban Pedofilia, Polresta Balikpapan Buka Layanan Pengaduan 24 Jam
OTT di Hutan Lindung Sungai Wain, Dua Tersangka Ditahan
Badan Bank Tanah dan Gubernur Kaltim Bersinergi Optimalkan Tanah Tidur
Kejati Kaltim Selamatkan Rp19,7 Miliar, Fokus Berantas Korupsi SDA
Gubernur Rudy Lantik Pejabat Tinggi Pemprov Kaltim, Tegaskan Tiga Kriteria Pembantu Pemerintahan
Kontroversi Penangkapan Jaringan FNJ di Kutai Barat: Dugaan Keterlibatan Oknum Polisi Mengemuka
Loloskah Jaya CS Terduga Sang Bandar Sabu di Kutai Barat dari Jerat Hukum?

Berita Terkait

Wednesday, 24 December 2025 - 08:19 WIB

Bupati Kukar Lantik Pejabat Eselon III, Perkuat Implementasi Janji Politik

Wednesday, 24 December 2025 - 08:14 WIB

Diduga Masih Ada Korban Pedofilia, Polresta Balikpapan Buka Layanan Pengaduan 24 Jam

Tuesday, 23 December 2025 - 08:00 WIB

OTT di Hutan Lindung Sungai Wain, Dua Tersangka Ditahan

Tuesday, 23 December 2025 - 07:52 WIB

Badan Bank Tanah dan Gubernur Kaltim Bersinergi Optimalkan Tanah Tidur

Monday, 22 December 2025 - 08:07 WIB

Kejati Kaltim Selamatkan Rp19,7 Miliar, Fokus Berantas Korupsi SDA

Berita Terbaru

Breaking News

Bupati Kukar Lantik Pejabat Eselon III, Perkuat Implementasi Janji Politik

Wednesday, 24 Dec 2025 - 08:19 WIB

Daerah

OTT di Hutan Lindung Sungai Wain, Dua Tersangka Ditahan

Tuesday, 23 Dec 2025 - 08:00 WIB

Breaking News

Badan Bank Tanah dan Gubernur Kaltim Bersinergi Optimalkan Tanah Tidur

Tuesday, 23 Dec 2025 - 07:52 WIB

Breaking News

Kejati Kaltim Selamatkan Rp19,7 Miliar, Fokus Berantas Korupsi SDA

Monday, 22 Dec 2025 - 08:07 WIB