Gubernur Rudy Lantik Pejabat Tinggi Pemprov Kaltim, Tegaskan Tiga Kriteria Pembantu Pemerintahan

Avatar photo

- Penulis Berita

Monday, 22 December 2025 - 07:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KALTIM — Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) Rudy Mas’ud melantik sejumlah pejabat pimpinan tinggi pratama (eselon II) di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim, Senin, 22 Desember 2025. Pelantikan ini menjadi bagian dari upaya penataan organisasi perangkat daerah (OPD) guna memperkuat kinerja birokrasi yang lebih adaptif terhadap dinamika dan tantangan pembangunan ke depan.

Prosesi pelantikan digelar secara tertutup di Kantor Gubernur Kaltim. Selama acara berlangsung, awak media tidak diperkenankan masuk ke dalam ruangan. Usai pelantikan, Gubernur Rudy Mas’ud menyampaikan penjelasan terkait kebijakan rotasi jabatan dan arah pembenahan birokrasi yang tengah dilakukan.

Menurut Rudy, penataan OPD diperlukan agar birokrasi mampu menjawab kebutuhan masyarakat di tengah perubahan zaman yang semakin cepat. Ia menekankan pentingnya aparatur yang responsif, profesional, dan memiliki visi jangka panjang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Dan yang paling utama adalah bisa menjawab tantangan hari ini dan tantangan masa depan kita nanti,” ujar Rudy kepada wartawan.

Baca Juga :  Pembunuhan di Kutai Barat: Pelaku Kabur hingga Magelang–Lampung Sebelum Ditangkap

Ia menjelaskan, rotasi jabatan dilakukan karena adanya ketentuan mekanisme kepegawaian, khususnya untuk mengisi sejumlah posisi yang kosong. Apabila terdapat jabatan yang harus diisi secara definitif dan memenuhi syarat, maka proses seleksi terbuka (selter) wajib dilaksanakan.

“Nanti baik dari internal maupun dari eksternal, bisa masuk ke posisi nanti yang akan dilaksanakan selter,” katanya.

Rudy menambahkan, pelantikan kali ini merupakan tahap awal dari rangkaian rotasi dan pengisian jabatan di lingkungan Pemprov Kaltim. Tahap lanjutan direncanakan akan dilakukan pada Januari 2026 mendatang.

Ia juga menegaskan bahwa pengisian jabatan strategis tidak dibatasi hanya bagi aparatur asal Kalimantan Timur. Menurutnya, pejabat dari luar daerah pun memiliki peluang yang sama selama memiliki kompetensi yang dibutuhkan.

“Dari luar yang punya kompetensi. Semuanya bisa masuk,” tandas politisi Partai Golkar tersebut.

Secara pribadi, Rudy mengungkapkan dirinya memiliki kriteria jelas dalam menunjuk pejabat yang akan membantunya menjalankan roda pemerintahan. Kriteria tersebut, kata dia, sederhana namun bersifat fundamental.

Baca Juga :  Sawit dan Darah di Tanah Adat: Konflik Agraria di Tenggarong Memanas

“Poin pentingnya pastinya profesional, yang kedua adalah memiliki kompetensi, dan yang ketiga itu eselonnya, jabatannya sudah memenuhi persyaratan. Itu syarat dari saya. Nggak banyak,” pungkasnya.

Adapun sejumlah jabatan strategis yang kini diisi pejabat definitif hasil pelantikan tersebut, yakni:

  1. Ir. Siti Farisyah Yana, M.Si., sebagai Staf Ahli Bidang II Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur.

  2. Muhaimin, S.T., M.T., sebagai Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda).

  3. Ir. Hj. Lisa Hasliana, M.Si., sebagai Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan.

  4. Fahmi Himawan, S.T., M.T., sebagai Kepala Dinas Pangan, Tanaman Pangan, dan Hortikultura.

  5. Buyung Dodi Gunawan, S.T., M.M., sebagai Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).

  6. Joko Istanto, S.P., M.Si., sebagai Kepala Dinas Lingkungan Hidup.

  7. Yusliando, S.T., sebagai Kepala Dinas Perhubungan.

Dengan pelantikan ini, Pemprov Kaltim diharapkan dapat memperkuat sinergi antarperangkat daerah serta meningkatkan kualitas pelayanan publik dan percepatan pembangunan di seluruh wilayah Kalimantan Timur.


Penulis: Farhan
Penyunting: Bagas Prasetyo

Berita Terkait

Bupati Kukar Lantik Pejabat Eselon III, Perkuat Implementasi Janji Politik
Diduga Masih Ada Korban Pedofilia, Polresta Balikpapan Buka Layanan Pengaduan 24 Jam
OTT di Hutan Lindung Sungai Wain, Dua Tersangka Ditahan
Badan Bank Tanah dan Gubernur Kaltim Bersinergi Optimalkan Tanah Tidur
Kejati Kaltim Selamatkan Rp19,7 Miliar, Fokus Berantas Korupsi SDA
Kontroversi Penangkapan Jaringan FNJ di Kutai Barat: Dugaan Keterlibatan Oknum Polisi Mengemuka
Pernyataan “Tawas” Kasat Ridwan: Sinyal Upaya Meloloskan Jaya CS?
Loloskah Jaya CS Terduga Sang Bandar Sabu di Kutai Barat dari Jerat Hukum?

Berita Terkait

Wednesday, 24 December 2025 - 08:19 WIB

Bupati Kukar Lantik Pejabat Eselon III, Perkuat Implementasi Janji Politik

Wednesday, 24 December 2025 - 08:14 WIB

Diduga Masih Ada Korban Pedofilia, Polresta Balikpapan Buka Layanan Pengaduan 24 Jam

Tuesday, 23 December 2025 - 08:00 WIB

OTT di Hutan Lindung Sungai Wain, Dua Tersangka Ditahan

Tuesday, 23 December 2025 - 07:52 WIB

Badan Bank Tanah dan Gubernur Kaltim Bersinergi Optimalkan Tanah Tidur

Monday, 22 December 2025 - 08:07 WIB

Kejati Kaltim Selamatkan Rp19,7 Miliar, Fokus Berantas Korupsi SDA

Berita Terbaru

Breaking News

Bupati Kukar Lantik Pejabat Eselon III, Perkuat Implementasi Janji Politik

Wednesday, 24 Dec 2025 - 08:19 WIB

Daerah

OTT di Hutan Lindung Sungai Wain, Dua Tersangka Ditahan

Tuesday, 23 Dec 2025 - 08:00 WIB

Breaking News

Badan Bank Tanah dan Gubernur Kaltim Bersinergi Optimalkan Tanah Tidur

Tuesday, 23 Dec 2025 - 07:52 WIB

Breaking News

Kejati Kaltim Selamatkan Rp19,7 Miliar, Fokus Berantas Korupsi SDA

Monday, 22 Dec 2025 - 08:07 WIB