Samarinda – Inewsnet.com : Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kalimantan Timur mendorong lahirnya generasi sastrawan muda dari kalangan pelajar tingkat SMA melalui program pelatihan sastra.
Kami ingin menggali potensi sastra para pelajar Kaltim, baik dalam hal membaca secara kritis maupun menulis secara kreatif, ujar Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Disdikbud Kaltim, Armin, di Samarinda, Sabtu (19/7).
Program ini menjadi bagian dari upaya pemerintah provinsi untuk meningkatkan apresiasi terhadap karya sastra sekaligus memfasilitasi lahirnya karya-karya berkualitas dari generasi muda.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Melalui Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Taman Budaya, Disdikbud Kaltim menggelar pelatihan kepenulisan sastra selama tiga hari bagi 50 siswa SMA. Kegiatan ini diharapkan dapat menumbuhkan minat, bakat, serta mendorong peran aktif siswa dalam bidang literasi.
Pelatihan sastra selama tiga hari yang pertemuan ini diikuti 50 peserta dapat menjadi wadah pengembangan kreativitas dan siswa-siswi, ungkap Armin.
Lebih dari sekedar kemampuan berbahasa, pelatihan ini juga bertujuan memperluas wawasan peserta tentang dunia sastra dan kebudayaan.
Target menuju generasi emas Kalimantan Timur dimulai dari sekarang. Sumber daya manusia harus disiapkan sejak dini. Pelatihan sastra adalah salah satu langkah untuk mencetak bibit-bibit unggul di bidang sastra, selain bidang lainnya yang juga kami kembangkan, tambahnya.
Program Taman Budaya ini bertujuan membentuk generasi muda yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kecerdasan kreatif dan kemampuan berekspresi melalui karya tulis.
Penulis: Farhan
Penyunting: Bagas Prasetyo










