Jejak Digital Harun Masiku dan Hasto di Tengah OTT KPK

Avatar photo

- Penulis Berita

Monday, 26 May 2025 - 08:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Sekjen PDI-P Hasto Kristiyanto mengenakan batik saat menjalani sidang lanjutan, Kamis (22/5/2025). (iNewsnet.com/Farhan)

Foto: Sekjen PDI-P Hasto Kristiyanto mengenakan batik saat menjalani sidang lanjutan, Kamis (22/5/2025). (iNewsnet.com/Farhan)

Jakarta – iNewsnet.com – Sidang lanjutan kasus dugaan suap dan perintangan penyidikan yang menyeret Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, kembali memunculkan fakta menarik. Di hadapan majelis hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta Pusat, Senin (26/5/2025), jaksa penuntut menghadirkan Bob Hardian Syahbuddin, dosen sekaligus ahli teknologi informasi dari Fakultas Ilmu Komputer Universitas Indonesia (UI), guna memaparkan analisis pergerakan dua tokoh kunci: Harun Masiku dan Hasto, melalui data rekaman telepon atau Call Detail Record (CDR).

Data CDR merekam seluruh aktivitas telepon—baik seluler maupun rumah—dan mampu memetakan lokasi perangkat berdasarkan sinyal yang ditangkap Base Transceiver Station (BTS). Data ini menjadi senjata penting penyelidik KPK saat memburu Harun dan Hasto dalam operasi tangkap tangan (OTT) pada 8 Januari 2020.

Dalam sidang, jaksa menyampaikan bukti awal bahwa nomor ponsel yang diduga milik Harun Masiku sempat terlacak di wilayah Batu Sari, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, pada pukul 16.12 WIB.

“CDR itu kan terus terekam dari waktu ke waktu, tapi saat itu saya hanya diberikan data pada jam-jam tertentu,” ungkap Bob saat menjawab pertanyaan jaksa terkait data keberadaan Harun.

Tak hanya Harun, Bob juga diminta menjelaskan pergerakan nomor ponsel lain yang diduga milik Hasto Kristiyanto. Hasil analisis CDR menunjukkan ponsel tersebut sempat terdeteksi di beberapa titik strategis di Jakarta, seperti Jalan Diponegoro, Parkir Jakarta Hall Convention Center, dan Jalan Nasional Gelora Tanah Abang.

“Iya, itu data yang saya peroleh dari CDR. Lokasi-lokasi tersebut memang terekam dalam pergerakan nomor yang dimaksud,” ujar Bob membenarkan.

Lebih lanjut, jaksa mengonfirmasi keberadaan dua perangkat lain yang diduga milik Kusnadi—staf Hasto—dan Nurhasan, seorang petugas keamanan di lokasi kerja Hasto. Kedua perangkat tersebut, berdasarkan CDR, terdeteksi berada di lingkungan Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK) pada petang hari yang sama, antara pukul 18.29 hingga 19.32 WIB.

Baca Juga :  KPK Tahan HK Terkait Upaya Halangi Penyidikan Kasus Suap DPR RI

“Data menunjukkan bahwa kedua perangkat tersebut berada di wilayah PTIK pada waktu yang sama. Hal ini tentu menjadi bagian penting dari pemetaan pergerakan,” tegas Bob dalam keterangannya.

Menariknya, keterlibatan Nurhasan mendapat perhatian khusus. Data penyelidik menyebutkan bahwa Nurhasan sempat menghubungi Harun Masiku tak lama sebelum mantan caleg PDI-P itu menghilang dan hingga kini masih buron. Jaksa menegaskan bahwa keberadaan Nurhasan di PTIK bukan kebetulan, melainkan bagian dari pola komunikasi yang patut didalami lebih lanjut.

Kehadiran Bob sebagai ahli IT memberi warna baru dalam pembuktian kasus ini. Lewat pendekatan saintifik dan digital forensik, penyidik KPK semakin mendekati potongan-potongan teka-teki yang selama lima tahun terakhir masih menyisakan tanda tanya besar: ke mana Harun Masiku pergi, dan siapa yang mungkin melindunginya?


Penulis: Farhan
Editor: Bagas Prasetyo

Berita Terkait

Bupati Kukar Lantik Pejabat Eselon III, Perkuat Implementasi Janji Politik
Diduga Masih Ada Korban Pedofilia, Polresta Balikpapan Buka Layanan Pengaduan 24 Jam
OTT di Hutan Lindung Sungai Wain, Dua Tersangka Ditahan
Badan Bank Tanah dan Gubernur Kaltim Bersinergi Optimalkan Tanah Tidur
Kejati Kaltim Selamatkan Rp19,7 Miliar, Fokus Berantas Korupsi SDA
Gubernur Rudy Lantik Pejabat Tinggi Pemprov Kaltim, Tegaskan Tiga Kriteria Pembantu Pemerintahan
Kontroversi Penangkapan Jaringan FNJ di Kutai Barat: Dugaan Keterlibatan Oknum Polisi Mengemuka
Pernyataan “Tawas” Kasat Ridwan: Sinyal Upaya Meloloskan Jaya CS?

Berita Terkait

Wednesday, 24 December 2025 - 08:19 WIB

Bupati Kukar Lantik Pejabat Eselon III, Perkuat Implementasi Janji Politik

Wednesday, 24 December 2025 - 08:14 WIB

Diduga Masih Ada Korban Pedofilia, Polresta Balikpapan Buka Layanan Pengaduan 24 Jam

Tuesday, 23 December 2025 - 08:00 WIB

OTT di Hutan Lindung Sungai Wain, Dua Tersangka Ditahan

Tuesday, 23 December 2025 - 07:52 WIB

Badan Bank Tanah dan Gubernur Kaltim Bersinergi Optimalkan Tanah Tidur

Monday, 22 December 2025 - 08:07 WIB

Kejati Kaltim Selamatkan Rp19,7 Miliar, Fokus Berantas Korupsi SDA

Berita Terbaru

Breaking News

Bupati Kukar Lantik Pejabat Eselon III, Perkuat Implementasi Janji Politik

Wednesday, 24 Dec 2025 - 08:19 WIB

Daerah

OTT di Hutan Lindung Sungai Wain, Dua Tersangka Ditahan

Tuesday, 23 Dec 2025 - 08:00 WIB

Breaking News

Badan Bank Tanah dan Gubernur Kaltim Bersinergi Optimalkan Tanah Tidur

Tuesday, 23 Dec 2025 - 07:52 WIB

Breaking News

Kejati Kaltim Selamatkan Rp19,7 Miliar, Fokus Berantas Korupsi SDA

Monday, 22 Dec 2025 - 08:07 WIB