Rismon Sianipar Ragukan Keaslian Skripsi Jokowi

Avatar photo

- Penulis Berita

Friday, 23 May 2025 - 21:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ahli Digital Forensik, Rismon Sianipar

Ahli Digital Forensik, Rismon Sianipar

Jakarta – Ahli digital forensik Rismon Sianipar menyatakan keraguannya terhadap hasil pemeriksaan Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Bareskrim Polri yang menyimpulkan bahwa ijazah dan skripsi Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, adalah asli.

“Saya uji frame demi frame, lalu saya lakukan pengujian pencocokan string dan identifikasi font. Font Times New Roman pada lembar pengesahan belum ada pada 1985. Saya pastikan 100 miliar persen (skripsi Jokowi) palsu,” kata Rismon dalam keterangannya.

Rismon menjelaskan bahwa evolusi teknologi memiliki jejak waktu yang tidak bisa dilewati. Menurutnya, teknologi yang belum ada pada tahun tertentu, tidak mungkin digunakan pada masa tersebut.

“Saat saya konfirmasi ke pihak UGM, tidak ada jawaban,” ujarnya.

Ia juga menambahkan, sangat tidak mungkin seseorang mendapatkan gelar sarjana tanpa melalui ujian skripsi.

“Hasil ujian itu harus divalidasi dan diverifikasi, lalu ditandatangani penguji. Itu sudah menjadi standar di universitas manapun,” tegas Rismon.

Menanggapi hal ini, Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri, Brigjen Djuhandhani Rahardjo Puro, menjelaskan bahwa Dittipidum bersama Puslabfor telah melakukan pemeriksaan mendalam terhadap skripsi Jokowi yang berjudul “Studi Tentang Pola Konsumsi Kayu Lapis Pada Pemakaian Akhir di Kota Madya Surakarta.”

“Skripsi tersebut telah diuji oleh Puslabfor dengan pembanding dari skripsi milik rekan-rekan senior dan junior Bapak Joko Widodo,” kata Djuhandhani kepada wartawan, Kamis, 22 Mei 2025.

Baca Juga :  Polri Nyatakan Ijazah Jokowi Asli, Penyelidikan Dihentikan

Ia menyebutkan, dari hasil pemeriksaan ditemukan penggunaan dua jenis mesin ketik, yakni huruf elite dan pica. Skripsi Jokowi menggunakan mesin ketik tipe pica. Lembar pengesahan skripsi juga dibuat menggunakan teknik cetak letterpress.

“Teknik tersebut menghasilkan permukaan tulisan yang tidak rata atau cekung jika diraba. Hal ini sesuai dengan keterangan pemilik percetakan saat itu, yang menyebutkan tidak ada proses pencetakan lain selain mesin ketik dan alat cetak hand press atau letterpress,” tambah Djuhandhani.


Penulis: Farhan
Editor: Bagas Prasetyo
Copyright © iNews-net.com 2025

Berita Terkait

Bupati Kukar Lantik Pejabat Eselon III, Perkuat Implementasi Janji Politik
Diduga Masih Ada Korban Pedofilia, Polresta Balikpapan Buka Layanan Pengaduan 24 Jam
OTT di Hutan Lindung Sungai Wain, Dua Tersangka Ditahan
Badan Bank Tanah dan Gubernur Kaltim Bersinergi Optimalkan Tanah Tidur
Kejati Kaltim Selamatkan Rp19,7 Miliar, Fokus Berantas Korupsi SDA
Gubernur Rudy Lantik Pejabat Tinggi Pemprov Kaltim, Tegaskan Tiga Kriteria Pembantu Pemerintahan
Kontroversi Penangkapan Jaringan FNJ di Kutai Barat: Dugaan Keterlibatan Oknum Polisi Mengemuka
Pernyataan “Tawas” Kasat Ridwan: Sinyal Upaya Meloloskan Jaya CS?

Berita Terkait

Wednesday, 24 December 2025 - 08:19 WIB

Bupati Kukar Lantik Pejabat Eselon III, Perkuat Implementasi Janji Politik

Wednesday, 24 December 2025 - 08:14 WIB

Diduga Masih Ada Korban Pedofilia, Polresta Balikpapan Buka Layanan Pengaduan 24 Jam

Tuesday, 23 December 2025 - 08:00 WIB

OTT di Hutan Lindung Sungai Wain, Dua Tersangka Ditahan

Tuesday, 23 December 2025 - 07:52 WIB

Badan Bank Tanah dan Gubernur Kaltim Bersinergi Optimalkan Tanah Tidur

Monday, 22 December 2025 - 08:07 WIB

Kejati Kaltim Selamatkan Rp19,7 Miliar, Fokus Berantas Korupsi SDA

Berita Terbaru

Breaking News

Bupati Kukar Lantik Pejabat Eselon III, Perkuat Implementasi Janji Politik

Wednesday, 24 Dec 2025 - 08:19 WIB

Daerah

OTT di Hutan Lindung Sungai Wain, Dua Tersangka Ditahan

Tuesday, 23 Dec 2025 - 08:00 WIB

Breaking News

Badan Bank Tanah dan Gubernur Kaltim Bersinergi Optimalkan Tanah Tidur

Tuesday, 23 Dec 2025 - 07:52 WIB

Breaking News

Kejati Kaltim Selamatkan Rp19,7 Miliar, Fokus Berantas Korupsi SDA

Monday, 22 Dec 2025 - 08:07 WIB