PT Kencana Wilsa Bantah Abaikan Reklamasi, Tegaskan Tambang Masih Produksi

Avatar photo

- Penulis Berita

Friday, 20 June 2025 - 14:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keterangan Foto: Area tambang PT Kencana Wilsa yang dituding belum melakukan reklamasi. (Inewsnet.com/Farhan)

Keterangan Foto: Area tambang PT Kencana Wilsa yang dituding belum melakukan reklamasi. (Inewsnet.com/Farhan)

Samarinda – Inewsnet.com: Perusahaan tambang PT Kencana Wilsa yang beroperasi di Kutai Barat (Kubar) membantah tudingan pengabaian reklamasi pascatambang. Perusahaan menegaskan, lubang tambang yang dipersoalkan masih berstatus produksi.

Humas PT Kencana Wilsa, Saradius, menjelaskan bahwa kendala utama saat ini adalah jeti atau dermaga pengangkutan batubara yang mengalami kekeringan.

“Sebenarnya lubang tambang itu masih berproduksi, hanya saja terkendala jeti. Kemarin kami mengalami kekeringan,” ungkap Saradius saat dihubungi di Samarinda, Jumat (20/6/2025).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, akibat masalah jeti, aktivitas operasional sementara diambil alih oleh grup perusahaan lain. Ia juga memastikan bahwa Izin Usaha Pertambangan (IUP) masih dalam proses perpanjangan dan akan berlaku hingga lima tahun ke depan.

“Stok batubara di lokasi masih melimpah. Yang bisa dijual itu masih banyak,” tegasnya.

Baca Juga :  Kejati Kaltim Periksa Mantan Gubernur Isran Noor Terkait Hibah DBON

Meski demikian, Saradius mengakui saat ini tidak ada kontraktor yang aktif menambang. “Untuk sementara ini tidak ada kontraktor yang beraktivitas. Alat-alat sudah parkir semua dan dibongkar,” ujarnya.

Terkait isu reklamasi, Saradius menegaskan komitmen perusahaan untuk tetap melaksanakan kewajiban tersebut. Namun, reklamasi baru akan dilakukan setelah seluruh potensi batubara dieksplorasi.

“Komitmen kita jelas untuk reklamasi. Kami sudah koordinasi dengan ESDM. Karena masih ada batubara, kalau ditutup sekarang justru kerja dua kali,” jelasnya.

Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa perusahaan kini fokus membangun jeti baru sebagai solusi transportasi. “Kami tetap lanjut, tapi memang terkendala jeti. Saat ini masih dalam proses pembangunan jeti baru,” kata Saradius.

Baca Juga :  Kadispora dan Eks Ketua DBON Kaltim Tersangka Korupsi Hibah

Ia juga menanggapi laporan yang dilayangkan Jaringan Advokasi Tambang (JATAM) ke Kejaksaan Tinggi Kaltim. Menurutnya, pihak pelapor seharusnya terlebih dahulu melakukan komunikasi dengan perusahaan.

“Saya sudah konfirmasi dengan warga. Seharusnya jangan langsung melapor sepihak, tapi mencari informasi dulu dari kami,” ucapnya.

Selain itu, Saradius meluruskan soal lokasi tambang yang disebut dalam laporan. “Lahan itu di Muara Asa, bukan Gleo Asa. Kalau memang ada gugatan dari Gleo Asa, kami juga bingung,” katanya.

Terakhir, ia mempertanyakan keberadaan JATAM yang masuk ke wilayah perusahaan tanpa koordinasi dengan masyarakat setempat. “Terkait JATAM, ujug-ujug masuk kampung tanpa lapor ke RT. Kepentingannya apa dan tujuannya apa, kami belum tahu,” pungkasnya.


Penulis: Farhan
Editor: Bagas Prasetyo

Berita Terkait

Bupati Kukar Lantik Pejabat Eselon III, Perkuat Implementasi Janji Politik
Diduga Masih Ada Korban Pedofilia, Polresta Balikpapan Buka Layanan Pengaduan 24 Jam
OTT di Hutan Lindung Sungai Wain, Dua Tersangka Ditahan
Badan Bank Tanah dan Gubernur Kaltim Bersinergi Optimalkan Tanah Tidur
Kejati Kaltim Selamatkan Rp19,7 Miliar, Fokus Berantas Korupsi SDA
Gubernur Rudy Lantik Pejabat Tinggi Pemprov Kaltim, Tegaskan Tiga Kriteria Pembantu Pemerintahan
Kontroversi Penangkapan Jaringan FNJ di Kutai Barat: Dugaan Keterlibatan Oknum Polisi Mengemuka
Pernyataan “Tawas” Kasat Ridwan: Sinyal Upaya Meloloskan Jaya CS?

Berita Terkait

Wednesday, 24 December 2025 - 08:19 WIB

Bupati Kukar Lantik Pejabat Eselon III, Perkuat Implementasi Janji Politik

Wednesday, 24 December 2025 - 08:14 WIB

Diduga Masih Ada Korban Pedofilia, Polresta Balikpapan Buka Layanan Pengaduan 24 Jam

Tuesday, 23 December 2025 - 08:00 WIB

OTT di Hutan Lindung Sungai Wain, Dua Tersangka Ditahan

Tuesday, 23 December 2025 - 07:52 WIB

Badan Bank Tanah dan Gubernur Kaltim Bersinergi Optimalkan Tanah Tidur

Monday, 22 December 2025 - 08:07 WIB

Kejati Kaltim Selamatkan Rp19,7 Miliar, Fokus Berantas Korupsi SDA

Berita Terbaru

Breaking News

Bupati Kukar Lantik Pejabat Eselon III, Perkuat Implementasi Janji Politik

Wednesday, 24 Dec 2025 - 08:19 WIB

Daerah

OTT di Hutan Lindung Sungai Wain, Dua Tersangka Ditahan

Tuesday, 23 Dec 2025 - 08:00 WIB

Breaking News

Badan Bank Tanah dan Gubernur Kaltim Bersinergi Optimalkan Tanah Tidur

Tuesday, 23 Dec 2025 - 07:52 WIB

Breaking News

Kejati Kaltim Selamatkan Rp19,7 Miliar, Fokus Berantas Korupsi SDA

Monday, 22 Dec 2025 - 08:07 WIB